logika dasar matematika
adalah sebuah cabang matematika
yang merupakan gabungan dari ilmu logika dan ilmu matematika. Logika matematika
akan memberikan landasan tentang bagaimana cara mengambil kesimpulan. Hal
paling penting yang akan kalian dapatkan dengan mempelajari logika matematika
adalah kemampuan dalam mengambil dan menentukan kesimpulan mana yang benar atau
salah. Materi logika matematika yang akan dibahas kali ini adalah mengenai
pernyataan, negasi , disjungsi , konjungsi , implikasi , biimplikasi, tautologi
, kontradiksi , dua pernyataan yang ekuivalen, kalimat berkuantor, serta
penarikan kesimpulan.
Setelah mengetahui apa itu logika matematika, kini kita mulai pembahasan materi mengenai hal-hal yang termasuk ke dalam logika matematika seperti yang ada di bawah ini:
Setelah mengetahui apa itu logika matematika, kini kita mulai pembahasan materi mengenai hal-hal yang termasuk ke dalam logika matematika seperti yang ada di bawah ini:
Logika matematika
Pernyataan
Pernyataan tertututp adalah kalimat
pernyataan yang sudah bisa dipastikan nilai benar-salahnya.
Pernyataan terbuka adalah
kalimat pernyataan yang belum bisa dipastikan nilai benar salahnya.
Agar lebih mudah memahaminya,
perhatikan contoh berikut ini:
·
30
+ 5 = 35 (sudah pasti benar/pernyataan tertutup)
·
30
x 5 = 200 (sudah pasti salah/pernyataan tertutup)
·
Buah
maja rasanya pahit (harus dibuktikan dahulu/ pernyataan terbuka)
·
Jarak
antara anyer dan jakarta adalah jauh (pernyataan relatif)
Negasi / pernyataan ingkaran
Negasi atau biasa disebut dengan
ingkaran adalah kalimat berisi sanggahan, sangkalan, negasi biasanya dibentuk
dengan cara menuliskan kata-kata 'tidak benar bahwa...' di depan pernyataan
yang disangkal/sanggah,. Seperti pada contoh yang ada di bawah ini:
Pernyataan A :
Becak memiliki roda tiga buah
Negasi dari pernyataan A :
Tidak benar bahwa becak
memiliki roda tiga buah
Pernyataan Majemuk
Konjungsi
p
|
q
|
P
^ q
|
Logika
matematika
|
B
|
B
|
B
|
Jika p benar dan q benar
maka p dan q adalah benar
|
B
|
S
|
S
|
Jika p benar dan q salah
maka p dan q adalah salah
|
S
|
B
|
S
|
Jika p salah dan q benar
maka p dan q adalah salah
|
S
|
S
|
S
|
Jika p salah dan q
salah maka p dan q adalah salah
|
Dari table di atas dapat diambil
kesimpulan bahwa di dalam konsep konjungnsi, kedua pernyataan haruslah benar
agar dapat dianggap benar selain itu pernyataan akan dianggap salah.
Disjungsi
p
|
q
|
P
v q
|
Logika
matematika
|
B
|
B
|
B
|
Jika p benar dan q benar
maka p atau q adalah benar
|
B
|
S
|
B
|
Jika p benar dan q salah
maka p atau q adalah benar
|
S
|
B
|
B
|
Jika p salah dan q benar
maka p atau q adalah benar
|
S
|
S
|
S
|
Jika p salah dan q
salah maka p atau q adalah salah
|
Karena di dalam disjungsi
menggunakan konsep ‘atau’ artinya apabila salah satu atau kedua pernyataan
memiliki nilai benar maka logika matematikanya akan dianggap benar. Pernyataan
akan dianggap salah bila keduanya memiliki nilai salah.
Implikasi
p
|
q
|
P
v q
|
Logika
matematika
|
B
|
B
|
B
|
Jika awalnya BENAR lalu
akhirnya BENAR maka dianggap BENAR
|
B
|
S
|
S
|
Jika awalnya BENAR lalu
akhirnya SALAH maka dianggap SALAH
|
S
|
B
|
B
|
Jika awalnya SALAH lalu
akhirnya BENAR maka dianggap BENAR
|
S
|
S
|
B
|
Jika awalnya SALAH lalu
akhirnya SALAH maka dianggap BENAR
|
Biimplikasi
p
|
q
|
P
v q
|
Logika
matematika
|
B
|
B
|
B
|
P adalah BENAR jika dan
hanya jika q adalah BENAR (dianggap benar)
|
B
|
S
|
S
|
P adalah BENAR jika dan
hanya jika q adalah SALAH (dianggap salah)
|
S
|
B
|
B
|
P adalah SALAH jika dan
hanya jika q adalah BENAR (dianggap salah)
|
S
|
S
|
B
|
P adalah SALAH jika dan
hanya jika q adalah SALAH (dianggap benar)
|
Ekuivalensi pernyataan majemuk
Ekuivalensi pernyataan majemuk
artinya persesuaian yang bisa diterapkan dalam konsep-taan majemuk yang telah
di jelaskan di atas. dengan begitu kita dapat mengetahui negasi dari konjungsi,
disjungsi, implikasi dan juga biimplikasi. konsep ekuivalensi dinyatakan dalam
rumus-rumus tertentu seperti yang ada pada gambar di bawah ini:
Konvers, Invers dan Kontraposisi
Kuantor pernyataan
Kuantor universal digunakan dalam pernyataan yang
menggunakan konsep setiap atau semua.
Kuantor eksistensial digunakan dalam pernyataan
yang mengandung konsep ada, sebagian, beberapa, atau terdapat.
Ingkaran dari pernyataan
berkuantor
Penarikan Kesimpulan
Kesimpulan dapat dilakukan
dengan menelaah premis atau pernyataan-pernyataan yang kebenarannya telah
dketahui. Perhatikan beberapa konsep penarikan kesimpulan di dalam logika
matematika berikut ini:







Comments
Post a Comment