Love story
Sebuah pertanyaan
konyol terlontar dari si lelaki yang duduk disebelah sang wanita
“lalu,jika aku
ditanya lagi,aku harus jawab apa? Pacar bukan, teman tapi lebih..?” mimic
wajahnya sedikit memaksa jawaban.
Si wanita hanya
terdiam,tersenyum tipis menatap lelaki disampingnya.
“apakah hubungan
sebaik ini masih belum cukup bagimu? Tahukah engkau sayang,cintaku padamu
sungguh terlalu, aku tak pernah berfikir
untuk menjauh dan pergi dari mu. Biarlah hubungan sebaik ini mengalir seiring
berjalannya waktu,aku tak pernah membayangkan sebuah kata putus terlontar
diantara kita nantinya. Kita jalani sekarang apa adanya,sehingga kedepannya
kita akan saling terbuka, finnalyy jika suatu hari nanti kesuksesan sudah
digenggaman dan apabila kamu adalah seseorang yang ditakdirkan Tuhan untukku
dengan senang hati aku bersedia menjadi makmum dalm setiap shalat mu namun jika
takdir berkata lain tak ada salahnya kita bertegur sapa dan berjabat tangan
kelak dimasa depan, bukankah itu sempurna? “.
Sang lelaki
membisu mendengar ucappan lembut darinys,dia terlihat kikuk setelah pertanyaan
konyol yang mengahntuinya selama ini terjawab singkat namun mengena.
“apakah harus ada
status pacaran diantara kita?”
“tidak,ini yang
terbaik “



Comments
Post a Comment